- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Diposting oleh
Eko Hadis
pada tanggal
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
“ Mengapa begitu pentingnya pengusaha. Sehingga terkesan, pemerintah memanjakan korporat “ Kata Yuni tadi di So Thai resto. Saya tersenyum.
“Saat sekarang memang PDB kita mencapai Rp. 14000 triliun. Sebesar itu , Rp. 7000 triliun resource nya berasal dari BUMN. Tetapi tahukah kamu?. 80% asset BUMN terbentuk karena dukungan korporat.”
“Siapa itu? “
“ ya supplier, sub kontraktor, perbankan, investor institusi. Artinya lagi, dari Rp. 7000 triliun itu, mungkin hanya Rp. 1400 triliun yang efektif dikuasai negara. Dapat disimpulkan pembentukan PDB itu 80% berasal dari korporat. Mau tahu jumlahnya?
“ Berapa ?
“ Data tahun 2020 SPT pajak Badan yaitu 657.441. Kalau dikurangi BUMN yang 120 an. Maka benar benar keberadaan korporat itu sangat dominan atas 265 juta rakyat.
“ Oh segitunya ?
“ Orang dirikan Ormas, Parpol, itu karena mereka butuh financial resource. Dan itu berasal dari pengusaha. Bahkan pemerintah saja tidak bisa berdiri tanpa pengusaha.”
“ Pantas pengusaha itu diotaknya selalu ada uang.”
“ Kalau kesannya pengusaha gila uang, itu karena tanggung jawab mereka sangat besar bagi jalannya peradaban. Paham sayang.
“ Tetapi jadi pengusaha itu engga aman. Aku lihat kehidupan Uda.”
“ Dengar ya sayang. Ketika kamu merasa aman, saat itu kamu tidak aman.”
“ Tetapi kan beresiko!
“ Benar. Tetapi tahukah kamu, resiko itu bukan untuk dihindari tetapi di hadapi. Mungkin karena itu kita terluka, terjatuh, gagal, tetapi karena itu kehadiran Tuhan semakin dimaknai. Tahu arti mencintai dan bersukur. Paham ya sayang “
“ Ya tapi jangan seperti Jack Ma. Udah susah payah bangun usaha malah jadi pesakitan. Hanya karena dia terlalu cepat berkembang”
“ Saya pernah nasehati kamu. Sebagai pengusaha. Ada tiga sikap mental yang harus kita patuhi. Apa itu.”
“ Ya paham. Jangan pernah melawan pemerintah, pasti kalah. Hormati orang kaya yang sukses. Darinya kita dapat belajar. Sayangi orang miskin, darinya kita dapatka doa yang tulus.”
“ Terus apa lagi ?
“Ya. Gunung itu tinggi, dakilah. Kalau sampai diatas, ceritakanlah kepada orang lain. Tadinya jalan setapak itu tidak ada. Tetapi karena kita lewati, jalanpun tercipta. Sedekah tertinggi adalah menuntun orang kemata air dan memberikan cahaya ketika dia dalam kelam.”
“ Pintar kamu. Nah sekarang kita pulang. Udah jam 7 malam. Sebentar lagi AC dimatiin. Saya senang baca laporan keuangan kamu. Terimakasih. Setidaknya kamu bisa tambah imun saya. Now hug me.”
DDB (BABO)
Komentar
Posting Komentar